Selasa, 12 November 2013

CONDITIONAL SENTENCE


Pengertian conditional sentences
Conditional Sentence (kalimat pengandaian) adalah  kalimat – kalimat yang mengatakan suatu harapan atau gambaran suatu lamunan dalam bentuk “kalimat bersyarat” ,atau kalimat  yang digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang belum terjadi atau bahkan tidak mungkin terjadi.
Beberapa  tipe Conditional Sentence :
·         TYPE I (Future   Real Conditional)
·         TYPE II ( present  Unreal conditional)
·         TYPE III (Past – Unreal Conditional)
Conditional Sentence TYPE I (Future   Real Conditional)
Kalimat ini mengungkapkan kejadian yang diharapkan akan terjadi di waktu yang akan datang atau sekarang  dan memiliki kemungkinan untuk terjadi  kalau syaratnya terpenuhi.
Pola Kalimat :
 if+s+verb1,s+will+verb1
Catatan :
jika if clause diletakkan di belakang, tanda koma (,) tidak diperlukan.
   Penggunaan real conditionals :
·         Future time
                Contoh :
                If it does not rain, I will go to supermarket
Jika tidak hujan, saya akan pergi ke supermarket. Jadi kenyataannya hujan belum/tidak terjadi sehingga pergi ke supermarket dapat dilakukan jika tidak hujan tetapi dapat saja dibatalkan jika terjadi hujan. Dalam hal ini kemungkinan besar dapat dilakukan suatu tindakan jika syarat terpenuhi. Jadi ada harapan untuk dapat menjadikan “andai” nya itu sebagai kenyataan.
·         Habitual (kebiasaan/habit)
                Contoh :
                 If he has money, he always treats us.
Pada contoh kalimat di atas fungsinya untuk mengekspresikan aktivitas yang sudah menjadi kebiasaan atau situasi. Makna pada kalimat di atas adalah jika dia punya uang, dia selalu mentraktir kita. Jadi jika dia tidak punya uang dia tidak mentraktir kita.
·         Command (perintah)
                Contoh :
                If you finish with your work, please help me.
Jika kamu selesai dengan pekerjaanmu, tolong bantu saya. Jadi kenyataannya dapat dilakukan jika dia sudah menyelesaikan pekerjaannya tetapi dapat saja tidak dilakukan jika dia belum menyelesaikan pekerjaanya. Dalam hal ini kemungkinan besar dapat dilakukan suatu tindakan jika syarat terpenuhi.
Conditional Sentence TYPE II ( present  Unreal conditional)
Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi sekarang tetapi  tidak terjadi. Makna dari kalimat conditional tipe ini selalu bertolak belakang dengan kenyataan (fakta).
Pola kalimat:




 
if+s+verb2,s+would+verb1

contoh:
       If I won the universe contest, I would buy Ferrary.
Jika saya memenangkan kontes kecantikan, saya akan membeli Ferrari. Kenyataannya saya tidak membeli ferari karean saya tidak memenangkan kontes kecantikan.
       If I were rich, I would give my money to the poor.
Seandainya saya kaya, saya akan memberikan uang saya pada orang miskin. ( makna sesungguhnya adalah “I am not rich“ dan saya tidak mungkin bias memberi uang pada orang miskin).

       If he smokes less, he wouldn’t cough so much.
Seandainya dia mengurangi merokok, maka dia tidak akan batuk terus. ( makna sesungguhnya “he smokes much“ maka dia akan batuk terus).
Conditional Sentence TYPE III (Past – Unreal Conditional)
Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi di waktu lampau, tetapi tidak terjadi. Tipe ketiga menggambarkan suatu kejadian yang bertentangan di masa lampau dan tidak ada harapan akan terlaksana karena merupakan lamunan masa lalu (impossible condition).
Pola kalimat :
 if+s+had+verb3,s+would have+verb3
Contoh :
       If I had known her number, I would have called her
Seandainya saya tahu nomor teleponnya saya akan meneleponnya. (Makna sesungguhnya adalah “I didn’t know her telephone number” dan saya tidak pernah meneleponnya).
       She could have finished the exam, if she had more time.
Dia akan dapat menyelesaikan ujiannya, seandainya dia memiliki banyak waktu. (Makna sesungguhnya “she didn’t have enoughtime” dan dia tidak bias menyelesaikan ujiannya).

       Had I gone to the party, I would have met her.
Seandainya saya pergi ke pesta itu, saya akan bertemu dengannya. ( Makna sesungguhnya saya tidak pergi ke pesta itu. “I didn’t go to the party” dan saya tidak akan pernah bertemu dengannya).

Kesimpulan :
Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita berandai-andai. Misalnya, seandainya (jika) kamu mau jadi pacar saya, saya akan buat kamu orang paling bahagia di dunia. Seandainya saya kaya, saya akan bangun hotel bintang 5 di pantai Kuta. Dan seterusnya.  Kalimat-kalimat seperti ini yang disebut kalimat pengandaian atau dalam bahasa Inggris disebut conditional sentences.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar